Kenaikan Berat Badan Ideal Ibu Hamil Normal Tiap Trimester Kehamilan

Posted on

Tidak hanya dunia modeling dan entertainment yang menuntut peran-peran di dalamnya untuk memiliki berat badan yang ideal. Para ibu atau calon ibu yang sedang hamil juga harus mengontrol berat badan idealnya sesuai dengan usia kehamilan. Berat badan ideal ibu hamil biasanya dihitung menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT). Berat badan ini menjadi salah satu faktor penentu kesehatan ibu dan janin. Oleh karena itu, sebaiknya Mom mengonsultasikan berat badan sejak memulai program hamil.

Berat badan ideal ibu hamil

Kenapa ibu hamil harus mengontrol berat badannya tetap ideal sesuai kondisi kehamilan ? Kembali lagi, untuk kesehatan janin dan ibu. Saat hamil, akan terjadi kenaikan berat badan ibu hamil tiap trisemester. Seperti apakah kenaikan berat badan normal ibu hamil ? Bagaimana cara menghitung kebutuhan kenaikan berat badan selama hamil ? Artikel ini akan membahas secara lengkap hanya untuk Anda, Mom.

Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil Tiap Trisemester

Kondisi kehamilan dibagi menjadi 3 kondisi, yaitu trimester pertama (1-3 bulan), trimester kedua (4-6 bulan), dan trimester ketiga (7-9 bulan). Pada masing-masing trimester ini kondisi kehamilan ibu memiliki perbedaan ya.

  1. Trimester Pertama (1-3 bulan)

Pada trimester pertama, umumnya para ibu hamil mengalami mual dan morning sick, yaitu rasa mual yang muncul setiap pagi hari atau bahkan sepanjang hari dan keinginan mengonsumsi makanan tertentu saat dini hari (ngidam), sehingga akan mempengaruhi napsu makan si ibu. Mom bisa mengatasi rasa mual yang muncul dengan ngemil roti/biskuit gandum atau buah kering untuk tetap menyuplai energi ke dalam tubuh. Umumnya, trimester pertama belum menyebabkan berat badan ibu hamil berubah.

Namun, tidak jarang pada tiga bulan pertama kehamilan ini beberapa ibu mengalami penurunan berat badan, akibat dari mual dan morning sickness. Penurunan berat badan ini masih normal ya, Mom. Asalkan tidak lebih dari 5% berat badan awal. Namun, jika Anda tidak mengalami mual dan morning sickness pada 3 bulan pertama kehamilan ini, maka kenaikan berat badan normal ibu hamil pada trimester pertama ini hanya sebanyak 1-2 kg saja ya, Mom, dan berat ini tidak tergantung pada perhitungan IMT sebelum hamil.

  1. Trimester Kedua (4-6 bulan)

Trimester kedua menjadi pintu awal ibu terbebas dari mual dan morning sickness. Ya, pada periode ini, gejala-gejala tersebut akan berkurang, sehingga Mom bisa mulai mengonsumsi banyak makanan, lebih dari sekadar roti/biskuit gandum dan roti kering tanpa ada gangguan mual ya.

Berat badan ideal ibu hamil pada trisemester kedua ini adalah memiliki kenaikan sebesar 0,35-0,4 kg per minggu. Sebaiknya kenaikan berat badan normal ibu hamil terjadi secara bertahap dan kontinyu. Jika kenaikan berat badan ibu terjadi dengan sangat cepat dan berlebih, bisa menyebabkan keracunan kehamilan maupun diabetes juga lho, Mom.

  1. Trimester Ketiga (7-9 bulan)

Pada periode ini, napsu makan ibu kembali normal. Namun, usia janin 7 bulan hingga 8 bulan akan menyebabkan beberapa  ibu cepat merasa begah jika makan terlalu banyak karena posisi kepala janin yang mendesak diafragma. Diusia 9 bulan nanti rasa begah ini akan berkurang karena posisi kepala janin akan berputar area atas pinggul.

Kalkulator berat badan ideal ibu hamil menunjukkan bahwa pada trisemester terakhir ini, sebaiknya kenaikan berat badan ibu hamil 0,4 kg per minggu. Kembali normalnya napsu makan si ibu, harus diiringi dengan kesadaran memenuhi kebutuhan gizi terbaik untuk janin dengan mengupayakan asupan kalori dari makanan yang bergizi saja dan konsumsi banyak protein, baik nabati maupun hewani.

Menghitung Kebutuhan Kenaikan Berat Badan Ideal Ibu Hamil

kalkulator berat badan ideal ibu hamil

Setelah Anda tahu kenaikan berat badan ibu hamil tiap trisemester, selanjutnya Anda harus menghitung kebutuhan kenaikan berat badan ideal ibu hamil selama kehamilan. Perhitungan kebutuhan kenaikan berat badan ideal ibu hamil biasanya dihitung dengan IMT, yaitu indeks massa tubuh dan berat badan Mom sebelum kehamilan. IMT dihitung dengan cara membagi berat badan (kg) sebelum hamil dengan tinggi tubuh (m2). Kebutuhan kenaikan berat badan ibu hamil menurut IMT :

  • IMT < 18,5 (BB dibawah normal), kenaikan berat badan selama kehamilan yang disarankan adalah 12,7 – 18,1
  • IMT 18,5 – 22,9 (BB normal), kenaikan berat badan selama kehamilan yang disarankan adalah 11,3 – 15,9 kg
  • IMT 23 – 25 (BB berlebih), disarankan Anda menaikkan berat badan sebesar 6,8 – 11, kg
  • IMT > 25 (obesitas), disarankan untuk menaikkan berat badan sebesar 5,0 -9,1 kg saja.

Baca juga : 

Begitulah cara menghitung kenaikan berat badan ideal ibu hamil dan kenaikan berat badan ibu hamil tiap trisemester ya, Mom. Sudahkah berat badan Mom selama ini termasuk dalam berat badan ideal ibu hamil ? Jika sudah, silakan dijaga terus ya, Mom. Jika  belum, Mom bisa berkonsultasi ke dokter atau secara mandiri menambah porsi konsumsi makanan bergizi setiap hari ya. Semoga bermanfaat.