Cara Mudah Menghitung dengan Kalkulator Berat Badan Janin dalam Kandungan

Posted on

Kalkulator Berat Badan Janin Dalam Kandungan – Pernahkah Anda memikirkan berapakah berat badan janin yang Anda kandung? Rasanya agak aneh bukan, bagaimana kita tahu berapa berat badan janin yang akurat padahal berada di dalam kandungan ibu?

Kalkulator Berat Badan Janin Dalam Kandungan

Janin merupakan calon manusia yang berkembang setelah fase embrio dan sebelum muncul ke dunia. Janin dalam bahasa latin adalah fetus yang memiliki makna berisi bibit, atau mengandung. Adapun masa kehamilan sampai janin akan menjadi bayi umumnya adalah 40 minggu dan tidak akan lebih dari 43 minggu.

Kehamilan umumnya akan dibagi menjadi tiga yakni triwulan pertama dimulai dari masa konsepsi sampai janin berusia 12 minggu. Sedangkan triwulan kedua yakni janin yang memasuki usia 12 hingga 28 minggu. Lalu triwulan ketiga adalah janin yang berusia antara 28 hingga 40 minggu.

Berat Badan Janin dalam Trisemester Pertama

Adapun berat badan janin dalam trisemester pertama umumnya relatif kecil, bahkan tidak akan mengalami kenaikan yang berarti. Hal ini wajar sebab ibu hamil pada tri semester pertama seringkali mengalami muntah-muntah. Alhasil tubuh ibu hamil akan semakin berkurang jumlah makanan yang diolah dalam tubuh.

Berat Badan Janin dalam Trisemester Kedua

Perkembangan berat badan janin dalam kandungan pada masa masa ini umumnya akan sangat berkembang pesat. Pada periode inilah, ibu hamil perlu memperhatikan kenaikan berat badan yang terjadi. Apakah kenaikan berat badannya normal, ataukah justru melebihi batas.

Pada kondisi normal kenaikan total berat badan pada ibu hamil antara 12 hingga 15 kilogram. Hal ini wajar sebab berat badan akan lebih berkembang seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan janin yang akan bertambah sekitar 10 gram setiap harinya.

Sedangkan berat badan ideal wanita pada masa awal hamil antara 45 hingga 65 kilogram. Berat badan ini merupakan standar ideal calon ibu hamil. Jika ibu hamil mengalami kondisi berat badan yang berlebih akan memiliki resiko terkena penyakit hipertensi dan juga diabetes. Hal ini akan berdampak pada terhambatnya pertumbuhan bayi. Sebab asupan oksigen dari plasenta akan terganggu akibat lemak ibu hamil.

Jika ibu hamil memiliki berat badan yang kurang ideal pun juga akan berbahaya sebab potensi terjadi kelahiran premature hingga resiko bayi akan cacat. Oleh karena itulah, pada masa-masa ibu hamil perlu memperhatikan berat badan idealnya. Selain demi kesehatan sang ibu juga demi pertumbuhan dan perkembangan janin yang dikandungnya.

Artikel terkait :

Rumus Berat Badan Ideal Ibu Hamil

Loading...

Anda dapat menghitung sendiri berapa berat badan ideal Anda ketika memasuki masa kehamilan dengan menggunakan rumus praktis dibawah ini

BBIH = BBI + (UH x 0,35)

BBIH merupakan berat badan ideal ibu hamil. Sedangkan BBI merupakan Berat Badan Ideal (sebelum masa kehamilan). UH adalah usia kehamilan Anda. Lalu bagaimana cara mencari BBI Anda? Jika tinggi badan Anda diatas 160, maka perhitungan BBI adalah tinggi badan Anda dikurangi 110. Sedangkan jika Anda memiliki tinggi badan dibawah 160, maka BBI Anda adalah tinggi badan dikurangi 105. Mudah sekali bukan?

Nah, jadi mari pantau terus berapa berat badan ideal dengan kalkulator berat badan janin dalam kandungan. Semoga kehamilan Anda lancar sampai proses persalinan.

Info Berat Badan Lainnya :